Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan

Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa

mengatasi-bau-mulut
CARA MENGATASI BAU MULUT SAAT BERPUASA -- Seperti halnya penyakit sariawan yang sering melanda kala berpuasa, masalah bau mulut juga kerap dialami orang yang sedang berpuasa. Meskipun puasa itu bisa memberikan kesempatan oragan pencernakan dan ginjal untuk beristirahat, namun masalah bau pada mulut kerap merisaukan. Namun sebenarnya tidak usah dirisaukan permasalahan Bau Mulut saat berpuasa. Kita bisa melaksanakan puasa tanpa bau mulut yang mengganggu, asal anda tahu tips dan cara mengatasi bau mulut saat berpuasa.

Penyebab Bau Mulut Saat Puasa

Sebenarnya penyebab bau pada mulut tidak jauh berbeda dengan penyebab sariawan yang timbul saat orang berpuasa. Pada saat orang berpuasa, mulut tidak memperoleh asupan makanan dan minuman, sehingga mulut menjadi kekeringan. Kondisi kering pada mulut ini membuat cairan ludah (Saliva) berkurang. Efek dari saliva yang berkurang ini pertumbuhan bakteri dalam mulut menjadi meningkat.
Nah bakteri dalam mulut yang jumlahnya meningkat tadi mengubah sisa-sisa makanan menjadi gas sulfur. Padahal gas sulfur tadi memiliki aroma yang cukup menyengat, sehingga menimbulkan bau pada mulut.

Penyebab lain dari bau mulut saat berpuasa adalah dari makanan yang dikonsumsi saat berbuka atau saat sahur.  Ada beberapa jenis makanan yang berpotensi membuat mulut lebih berbau misalnya saja daging, durian, ikan, jengkol dan lain sebagainya.

Tidak hanya faktor itu yang membuat bau mulut sat berpuasa, kondisi gigi yang berlubang dan infeksi gusi juga menyebabkan bau pada mulut. Gigi yang berlubang nemimbulkan potensi sisa-sisa makanan menyelip diantara lubang tersebut. Sisa makanan tersebut akan diproses oleh bakteri menjadi sulfur seperti dijelaskan di atas.

Selain gigi dan gusi, lidah juga rawan terkena kotoran sisa makanan yang menempel, maka lidah juga harus bersih dari sisa makanan sehingga tidak mudah menimbulkan bau pada mulut.  Penyakit saluran pernafasan dan beberapa penyakit lain juga bisa menyebabkan bau pada mulut.

Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa

Setelah mengetahui beberapa penyebab bau mulut pada orang yang berpuasa, selanjutnya kita bisa melakukan langkah-langkah mengatasi masalah bau pada mulut. Berikut ini cara mengatasi bau mulut saat berpuasa:

1. Perbanyak minum air putih saat berbuka dan sahur
Air putih bisa meningkatkan kadar Saliva yang akan membantu menjaga kebersihan mulut sehingga mulut tidak berbau saat berpuasa.

2. Hindari makanan-makanan yang beraroma
Seperti dijelaskan di atas berbagai jenis makanan berpotensi membuat bau pada mulut. Hindari atau minimalkan mengkonsumsi makanan-makanan seperti itu.

3. Gosok Gigi Dengan bersih
Menggosok gigi adalah hal wajib untuk mencegah bau mulut. Minimal 2 kali sehari setelah sahur dan sebelum tidur/setelah berbuka. Pastikan anda membersihkan seluruh rongga mulut dan lidah.

4. Perbanyak makanan berserat
Makanan berserat bisa berasal dari sayuran dan buah-buahan. Makanan berserat akan memberi kesempatan rongga mulut untuk banyak bergerak sehingga mengurangi bau pada mulut.

5. Gunakan obat kumur
6. Hindari tidur lerlalu lama, karena ini akan memicu bau pada mulut.

Bau mulut pada orang yang berpuasa disebabkan oleh berbagai macam faktor dan  itu bisa diatasi jika anda benar-benar punya kemauan untuk melaksanakan itu. Jika anda telah menempuh berbagai langkah mengatasi bau pada mulut saat berpuasa dan masih belum berhasil, mungkin anda mengalami penyakit tertentu yang membuat bau pada mulut. Jika ini terjadi periksakan pada dokter. Semoga bermanfaat.

Saat hormon berubah menjadi Pengganggu

Dalam dunia kesehatan, hormon diibaratkan sebagai ‘kekuatan tak terlihat’ yang berpengaruh luar biasa pada tubuh manusia. Dalam kondisi seimbang (normal), hormon adalah ‘pemain utama di belakang layar’ yang berjasa mempengaruhi seluruh aspek kesehatan pada tubuh Anda.

Tugas hormon amat mulia, selain berfungsi sebagai penyesuai disaat tubuh mengalami perubahan, hormon juga bertugas membawa pesan kimiawi kepada kelenjar endoktrin supaya bekerja dengan baik. Tapi, ketika keseimbangan tubuh mulai terganggu maka kinerja hormon pun juga akan ikut terganggu.
Nah, kalau sudah begini hormon akan menjadi momok yang sangat menyebalkan. Ingin tahu lebih lanjut apa saja gangguannya dan bagaimana cara mengatasinya?

Stres sepanjang hari dan gelisah

Penyebab 1: Hormon andrenalin dalam tubuh sedang ‘tertidur’ sehingga memudahkan hormon cortisol untuk bergabung dan mengacaukan adaptasi fisik terhadap serbuan stres. Jika kondisi ini dibiarkan maka akan terjadi gangguan pencernaan sampai sakit jantung!

Penyebab 2: Berlebihnya kinerja kelenjar thyroid sehingga memicu proses metabolisme tubuh. Gejalanya yang menandakan adalah gemetaran, badan bereringat, diare dan menstruai tidak teratur. Kondisi terparah disebut graves desease, berciri melototnya bola mata penderita.

Solusi: Lakukan terapi sederhana, caranya: Ambil nafas panjang dan lakukan meditasi pelepas stres. Sedangkan kelebihan hormon thyroid atasi dengan pengobatan dokter, konsumsi makanan dengan gizi yang cukup, kurangi kafein, perbanyak vitamin A dan B komplek serta mineral.

Jerawat nakal datang

Penyebab: Terjadi karena produksi hormon estrogen dalam tubuh mulai berkurang. Biasanya terjadi pada masa pra-menstruasi, perempuan pasca melahirkan dan pasca menopouse.

Solusi: Pencegahan dan pengobatannya adalah dengan menjaga pola makan. Pemberian pil yang mengandung estrogen dari dokter biasanya cukup membantu. Atau pemberian obat jerawat yang mengandung salicyclic acid atau benzoil peroxide.


Mood yang ‘naik turun’ dan kacau

Penyebab:
Ketidakseimbangan hormon reproduksi, yaitu hormon progesteron. Di dalam tubuh fungsi hormon progesteron mengalami kekacauan sehingga tidak mampu menekan jumlah hormon estrogen. Gejala ini paling banyak menyerang perempuan pasca melahirkan.

Solusi: Atur pola makan dan konsumsi suplemen kesehatan sesuai dengan petunjuk dokter.

Hilangnya gairah bercinta


Penyebab 1: Libido atau hasrat merupakan gabungan dari pikiran, jantung dan hormon. Jika libido bermasalah, faktor hormonlah yang hanya bisa dibantu pemulihannya dengan melalui pengobatan.

Solusi: Pemberian dosis hormon estrogen dan hormon testosteron secara tepat dari dokter biasanya cukup membantu.

Penyebab 2: Konsumsi pil kontrasepsi yang tidak cocok, sehingga mengurangi produksi hormon estradiol.

Solusi: Jika penyebabnya adalah pil kontrasepsi, cobalah alat kontrasepsi non hormoral seperti spiral atau bujuk pasangan agar mau menggunakan kondom.

Sulit tidur

Penyebab: Berlebihnya produksi hormon thyroid atau andrenalin dan terganggunya fungsi kelenjar pineal sehingga mempengaruhi melatonin yang dihasilkan (hormon pengatur siklus tubuh).

Solusi: Mintalah pengobatan dari dokter karena penyebab sulit tidur Anda dikarenakan oleh gangguan hormonal

Haha Gokil gan cewe jadijadian saat chating Waspadalah




Once you see the making of this image you might become more cautious about what you believe online. 


1
 http://www.ghofur.us/

2http://www.ghofur.us/

3http://www.ghofur.us/

4http://www.ghofur.us/

5http://www.ghofur.us/

6http://www.ghofur.us/

7http://www.ghofur.us/

8http://www.ghofur.us/

9http://www.ghofur.us/

10http://www.ghofur.us/

11http://www.ghofur.us/

12http://www.ghofur.us/








source

Inilah Hukum Dalil Onani Masturbasi Saat Menjalankan Ibadah Puasa


Ada yang bertanya apa hukum seorang pemuda yang melakukan onani di bulan Ramadhan dalam keadaan dia tidak mengetahui bahwa perbuatan ini merupakan pembatal puasa dan ketika syahwat bergejolak, sahkah puasanya?
masturbasi 300x225 Inilah Hukum Dalil Onani (Masturbasi) Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Jawabnya hukumnya ialah tidak apa-apa baginya. Artinya puasanya tetap sah. Karena sebagaimana yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa seseorang itu tidaklah batal puasanya kecuali dari tiga syarat :
Hukum onani saat menjalankan ibadah puasa (haram) membatalkan puasa
a. Dia dalam keadaan tahu kalau ini termasuk pembatal puasa
b. Dia ingat dan tidak dalam keadaan lupa
c. Memiliki kemauan (bukan dipaksa-red)
Akan tetapi saya katakan bahwa wajib baginya bersabar untuk tidak melakukan onani karena ia adalah HARAM. Berdasarkan firman Allah :
“Orang-orang yang beriman ialah orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki. Maka sesungguhnya dalam hal ini tidak tercela. Barangsiapa yang mencari di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas” (QS. Al-Mukminun : 5-7)
Dan juga Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang mampu untuk menikah maka menikahlah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa” (HR. Bukhari No. 1905, Muslim 3379)
Jika saja onani itu dibolehkan, niscaya Rasulullah akan membimbing kepada hal yang demikian, karena hal ini sangat mudah bagi para mukallaf dan seorang itu mendapatkan kesenangan. Berbeda dengan berpuasa, padanya terdapat kesusahan. Maka tatkala Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam mengarahkan bagi orang yang tidak mampu menikah, untuk berpuasa.Ini menunjukkan bahwa onani itu suatu yang tidak boleh untuk dilakukan oleh seseorang.
Sumber : 48 Soal Jawab tentang Puasa bersama Syaikh Utsaimin-rahimahullah, Penulis : Syaikh Salim bin Muhammad Al-Juhani, Penerbit : Maktabah Al-Ghuroba’ Solo.
(Sumber)