Tampilkan postingan dengan label sering. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sering. Tampilkan semua postingan

Kepribadian Orang Berdasarkan Game yang Sering Dimainkan

Ente pasti sering main game dong ya? Atau paling gak pernah deh. Kalo gak pernah berarti Ente gak asik anaknya atau emang kuno aja cara berpikirnya. Karena game adalah salah satu pemicu perkembangan teknologi, jadi kalau Ente berpikir main game itu buang buang waktu… Ya gapapa sih, mungkin Ente anaknya waktu kecil emang lebih suka nyari ncu di got. Itu pilihan hidup. Anyway, kita cuma pengen ngasih tau aja kalo ada hubungannya antara game yang sering Ente mainkan dengan komposisi kepribadian Ente. Karena pada dasarnya game adalah pelarian dari dunia nyata untuk mengembangkan keinginan dan imajinasi mereka yang mungkin kurang atau sama sekali tidak terpenuhi dalam kehidupan sehari hari. Berikut ini adalah tipe kepribadian orang berdasarkan game yang sering dimainkan.

Winning Eleven / FIFA

Selain tentu saja Ente anaknya sporty atau paling gak suka nonton bola dan acara olahraga. Tapi belum tentu juga kalo jago main WE/FIFA terus juga jago di lapangan hijau, biasanya sih kebalikannya. Sering memainkan game ini bersama teman teman juga mengindikasikan Ente anaknya gampang bersosialisasi. Karena game ini harus main rame rame sambil teriak teriak dan pake taruhan. Kalau Ente asik diajak main WE/FIFA berarti Ente asik diajak hang out. Tapi kalo Ente terlalu serius berkompetisi di game ini dan bisa pundung kalo kalah, berarti ini bukan game yang sesuai sama Ente. Mungkin Ente lebih cocok main..

Counter Strike

Meskipun Ente juga bisa main CS bareng temen-temen Ente, tapi disini Ente harus lebih fokus dan agak susah untuk sambil ngomongin cewe yang lagi Ente gebet atau fluktuasi harga saham. Bleh. Jadi Ente Ente yang suka main game ini adalah tipe kompetitif yang serius dan fokus.

Grand Theft Auto

Ini untuk jiwa-jiwa petualang dan pemberontak. Asik. Karena disini Ente bisa secara harfiah melakukan apa aja; berantem, ngerampok, mukulin nenek-nenek di jalan. Ente senang dengan kebebasan yang ditawarkan oleh game ini. Kenapa sih? Di dunia nyata pacar sama mama posesif ya?

Final Fantasy

Ente pasti punya secuil harapan untuk bisa menjadi pahlawan yang menyelamatkan dunia. Kalau Ente begitu terobsesi dengan game ini bahkan sampai berburu items untuk membuat karakter yang Ente pilih semakin jago dan naik level. Ente adalah orang yang gigih dan ambisius karena tipe permainan ini adalah yang menempa diri melalui level terendah sampai ke paling tinggi. Ah seandainya Ente juga segigih itu dalam kehidupan nyata mungkin Ente udah jadi presiden.

The Sims

Yang tergila gila dengan permainan ini biasanya sih adalah orang orang yang mempunyai proyeksi hidup yang sempurna. Emang sih isinya cuma tentang kehidupan sehari-hari. Tapi itulah penggambaran Ente mengenai bagaimana seharusnya hidup Ente terjadi. Seorang perfeksionis yang mungkin aja banyak kecewa sama kehidupan sehari harinya yang ga seperti Ente harapkan karena harus kompromi dengan orang lain dan takdir. Tsk. Kasian.
Begitulah kira-kira. Hidup emang ga selalu seperti yang kita harapkan ya. Tapi itulah gunanya main game, jadi Ente bisa rehat sejenak dan menjelmakan imajinasi dan harapan Ente jadi nyata. Tsaelah.



Makin Tinggi Karir Perempuan Makin Sering Merokok

Dulu rokok identik dengan kaum laki-laki, tapi sekarang banyak perempuan yang juga merokok. Diketahui semakin tinggi karir yang dimiliki oleh seorang perempuan, maka jumlah rokok yang dihisap akan semakin banyak.



Para peneliti mengungkapkan jutaan perempuan di negara berkembang berisiko sakit dan kematian dini dalam beberapa dekade mendatang karena meningkatnya status ekonomi dan politik yang mendorongnya merokok lebih banyak.

Sebuah analisa yang dilakukan di 74 negara menemukan laki-laki 5 kali lebih mungkin untuk merokok dibanding perempuan yang berada di negara-negara dengan tingkat pemberdayan perempuan rendah seperti China, Indonesia, Pakistan, Arab Saudi dan Uganda.





Namun di negara-negara dengan pemberdayaan perempuan yang relatif tinggi seperti Australia, Kanada, Norwegia, Swedia dan Amerika Serikat, kesenjangan ini jadi kecil dan perempuan merokok hampir sama seperti laki-laki.

"Di banyak negara epidemi tembakau masih dalam tahap awal, tapi diperkirakan akan memburuk. Dibutuhkan otoritas yang bertindak cepat mengekang peningkatan rokok di kalangan perempuan, khususnya di negara-negara miskin," ujar Douglas Bettcher, direktur World Health Organization (WHO) tobacco free initiative, seperti dikutip dari Reuters,Jumat (27/1/2012).




Bettcher menuturkan langkah-langkah pengendalian tembakau yang kuat seperti larangan terhadap iklan rokok. Hal ini diperlukan karena tembakau membunuh hingga setengah penggunanya yang menjadi salah satu ancaman terbesar kesehatan masyarakat dunia.

Para ahli mengungkapkan korban meninggal per tahun terkait dengan tembakau lebih dari 5 juta orang, tapi bisa meningkat hingga 8 juta pada tahun 2030 jika tidak ada tindakan yang diambil untuk mengendalikan rokok.



Studi ini memperkirakan pria merokok 5 kali lebih banyak dibanding perempuan di seluruh dunia, tapi rasio perempuan dan laki-laki yang merokok secara drastis bervariasi.

"Pemerintah harus melihat lebih dekat cara-cara industri tembakau memanfaatkan perubahan sosial untuk menargetkan perempuan, seperti pemasaran rokok dengan perempuan sebagai simbol emansipasi," ujar Sara Hitchman, rekan penulis.



Peningkatan jumlah perokok perempuan ini karena beberapa diantaranya menganggap rokok bisa menjaga tubuhnya tetap langsing sehingga lebih menarik karena jadi tidak doyan makan. Padahal itu pemikiran yang salah, karena rokok membuat kulit kering, kusam, mempercepat timbulnya keriput yang membuat penampilannya tidak menarik.

Selain itu rokok juga bisa mempengaruhi kesehatan reproduksi dan kesuburannya yang membuat ia jadi sulit hamil. Jika kebiasaan ini terbawa hingga ia hamil, maka bisa membahayakan kesehatan janin yang dikandungnya.